Presentasi Pendahuluan Kajian PLTS Terpusat di Desa Tunjungan dan Desa Liang Buaya

Presentasi Pendahuluan Kajian PLTS Terpusat di Desa Tunjungan dan Desa Liang Buaya

Penyampaian Presentasi Pendahuluan PLTS Komunal

 

Penyampaian Presentasi PLTS Terpusat

Konsumsi Energi terus meningkat sejalan dengan laju pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan penambahan jumlah penduduk. Terbatasnya sumber energy  fosil menyebabkan perlunya pengembangan energi baru terbarukan.

Bertempat di ruang rapat Dinas ESDM (26/09/2019) dilaksanakan presentasi pendahuluan pengembangan energi baru terbarukan berupa perencanaan teknis kajian PLTS Terpusat di Desa Tunjungan dan Desa Liang Buaya Kecamatan Muara Kaman.

Kegiatan ini berdasarkan DPA SKPD tahun 2019, yang mana diawali dari permohonan pihak, yang kemudian melalui kebijakan anggaran maka ditindaklanjuti dengan melakukan kajian teknis berupa PLTS Terpusat. Maksud dan tujuan daripada kegiatan ini yaitu membuat gambaran secara jelas dan terinci tentang pembangunan PLTS Terpusat/komunal melalui proses perhitungan  kapasitas, gambaran teknis, RAB serta desain teknis yang layak sehingga bisa berfungsi secara handal, baik dari kualitas, maupun umur operasionalnya,” Jelas Kepala DInas yang diwakili oleh Bapak Arief Anwar selaku Sekretaris Dinas ESDM.

Kegiatan penyusunan  Kajian Teknis Perencanaan Pembangunan PLTS Terpusat di Desa Tunjugan dan Desa Liang Buaya di sampaikan oleh PT. Arcsindo Karya Utama. Dalam presentasi awal tersebut juga hanya menyampaikan sistem awal pekerjaan serta metode perhitungan kajian Dalam presentasi tersebut dilaksanakan juga sesi tanya jawab.

Presentasi dihadiri seluruh Kabid dan Kasi dilingkungan Dinas ESDM, PPTK dan Staf, PPK, PPHP, Balitbangda, Bappeda, Kantor Camat Muara Kaman, Kepala Desa Tunjungan, Kepala Desa Liang Buaya sedangkan moderator  Iskandar dan Notulis Wismo Nugroho

Dari presentasi awal ini berdasarkan masukan dan saran dari peserta, diharapkan nantinya dokumen kajian tersebut, harus lebih menyampaikan secara detail baik itu kesampaian daerah, perhitungan kebutuhan dan pembagian daya, data juga harus menghimpun data dusun dalam wilayah desa yang dikaji, data banguna juga harus komplit dimasukkan baik itu rumah yang ada didaratan maupun rumah terapung /rakit, agar dokumen ini juga sebisa mungkin sesuai dengan arahan dari Dinas ESDM Provi. Kaltim,  serta yang lebih utama lagi pelaksanaan kajian teknis ini harus mengacu pada kerangka acuan kerja yang sudah tertuang dalam dokumen pengadaan “ tambah sekretaris Dinas ESDM. (iskdr)

Dipost Oleh Iskandar

Post Terkait

Tinggalkan Komentar